Kelemahan kelumpuhan fisik tidak
harus selalu pada kelumpuhan diri. Itulah pilihan yang diambil oleh
seorang Habibie Afsyah. Penyakit yang kian hari membuat tubuhnya semakin
mengecil dan nyaris lumpuh terbukti tidak mampu menciutkan keputusan
dan nyali hidupnya untuk melejitkan diri.
Tidak hanya itu, vonis dokter yang
mengatakan bahwa dirinya tidak akan hidup lebih dari usia 25 tahun
justru memacunya menjadi pebisnis muda ya
ng sukses dan membahagiakan orang-orang yang dia
cintai. Dahsyatnya, Habibie tetaplah manusia biasa. Ia pernah merasa
kecewa, frustasi, dan marah dengan keadaan dirinya. Ia mengalami
pergulatan batin yang luar biasa sebelum akhirnya menerima kondisi
dirinya secara ikhlas. Rahasianya ternyata ia punya ibu yang hebat, Endang Setyati.
Ibu Endang sangatlah sayang kepada anaknya,
Habibie. Sejak lahir, fungsi sarafnya terus menurun, bahkan diperkirakan
usianya tidak panjang. Yang istimewa dari cara Endang mendidik Habibie
adalah perlakuannya kepada sang anak. Meskipun memiliki keterbatasan
fisik, bahkan hanya bias menggerakkan satu jari, Endang tetap
menyekolakan Habibie di sekolah biasa bukan sekolah luar biasa.
Selain hobi bermain game, Habibie juga hobi
internetan dari SMP. Boleh jadi, karena keterbatasannya itu, ia sering
kali menghabiskan banyak waktu hanya dengan bermain game dan internetan
Keprihatinan ibunya terhadap masa depan
Habibie membuatnya berpikir,”apa yang bias dilakukan oleh Habibie supaya
kelak ia tidak merepotkan orang lain dan bias mandiri ?”. akhirnya
Endang menemukan titik terang sekitar pertengahan tahun 2006.
“Saat itu, ada penawaran pelatihan internet
marketing. Saya piker, itu mungkintepat buat anak saya karena memang ia
sejak lama sudah mempunyai hobi dalam bidang internet,” jelas ibunya.
Maka, Endang pun memasukkan Habibie untuk
ikut pelatihan internet marketing. Pada awalnya Habibie belum tertarik
dengan program tersebut. Pada pelatihan pertama, hasilnya pun belum
maksimal. Sebab, yang diajarkan hanya pengetahuan dasar.
Setelah memahami pelatihan dari mentornya,
Habibie sewaktu pertama kalinya mendapat kiriman uang 120 dolar AS ia
sangat senang. Ternyata , sesuatu yg dilakukan selama ini ada hasilnya.
Maka, sejak itu, ia semakin giat main di internet marketing. Akhirnya,
pada Desember 2008, ia sudah bias menghasilkan uang 5.986 dolar AS.
Itulah yang membuat kepercayaan dirinya semakin tumbuh.
Kini, mutiara yang tergolek lemah tertutup
pasir dilautan itu mampu berkilap berkat sentuhan dan ketegasan seorang
ibu terhadap anaknya yang mempunyai kelemahan. Berkat kegigihan ibunya
menemukan “profesi” yang pas untuk anaknya, kini kelemahan hanya tinggal
menjadi predikat. Kerusakan saraf yang diderita berkat dorongan ibunta,
saat ini berubah menjadi semangat menggebu untuk meraih hasil
maksimal..
SEMOGA BERMANFAAT DAN MEMBERI INSPIRASI UNTUK ANDA . SELAMAT BERKARYA !!!
SALAM SUKSES UNTUK KITA SEMUA.